Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

MTs Negeri 1 Polman Memukau

  • Bagikan

POLMAN, Nuansainfonews.com – Menempatkan jabatan sebagai “amanah” terpancar dengan jelas dari raut wajah Drs. H. Pabelloi, M.Pd, Kepala MTs Negeri 1 polman, Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat.

Ia (Pabelloi red), dikenal sebagai sosok kepala sekolah inovatif, familiar, serta mampu membaca perkembangan pendidikan dari berbagai sudut pandang. Lalu kemudian bangkit bersama “segunduk” trobosan menebas penghambat peningkatan mutu pendidikan.

“Kinerja bapak kepala sekolah kami tidak diragukan. Banyak terobosan peningkatan mutu pendidikan dilakukan selama menjabat disini. Kami sebagai tenaga pengajar termotivasi dalam menjalankan tugas dengan baik dalam mentransfer pengetahuan kepada siswa” Sebut salah seorang guru MTs Negeri 1 Polman pekan lalu, yang “notabene” merupakan keturunan bugis “Bumi Panrita Kitta” gelar Kabupaten Sinjai, Sul-Sel.

Baca Juga:  Pelayanan Prima Desa Botolempangan

Ketulusan pengabdian merupakan pijakan menjalankan tugas berbuah prestasi, hingga MTs Negeri 1 Polman, memiliki “aura” dimata masyarakat luas, hingga semakin diidolakan. Jelas siswa membludak hingga mencapai sekitar 500 siswa.

“Jumlah siswa kami terbesar untuk MTs se Kabupaten Polman. Dan dua tahun terakhir sempat tembus ke tingkat Nasional mewakili Provinsi Sulawesi Barat dalam berbagai jenis lomba” Sebut H. Pabelloi.

Baca Juga:  UPTD SMP Negeri 2 Sinjai Kian Memukau

Dikatakan, sekolahnya terapkan pembelajaran digitalisasi. Meski sarana prasarana masih perlu sentuhan dan lirikan dari pihak Kementerian Agama sebagai leading sektor.

“Kita berupaya terus tingkatkan mutu melalui digitalisasi. Hal ini juga merupakan upaya keras pemenuhan hak anak pada masa pandemi covid-19” Jelasnya.

Ada daya dobrak memudahkan masyarakat kini berdiri kokoh asrama siswi. Dibangun tahun lalu (2021) menggunakan anggaran pusat disambut riang warga sekolah.

“Alhamdulillah kita dapat bantuan sekitar Rp 2, 5 Miliyar tahun lalu untuk pembangunan asrama siswi terealisasi dengan baik. Kegiatan ini dikerjakan oleh pihak ketiga (Kontraktor) ” Terangnya.

Baca Juga:  Elok SD Negeri 48 Lappae Kecamatan Tellulimpoe

Meski demikian, dampak bencana alam gempa bumi melanda Provinsi Sulawesi Barat beberapa waktu lalu masih meninggalkan PR bagi bagi pihak Kementerian Agama. Sejumlah gedung masih dalam kondisi rusak parah dan tidak bisa digunakan melangsungkan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Untuk saat ini kita masih PTM terbatas dan tetap mematuhi protokoler kesehatan” Kuncinya. (Ilham Fajar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *