Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Sukamaju Menyandang Gelar Desa Mandiri

  • Bagikan

SINJAI – Pemerintah desa sebagai ujung tombak pembangunan harus memiliki gebrakan, terus berinovasi memanfaatkan semua potensi alam yang ada. Mewujudkanya harus ditopang Sumber Daya Manusia (SDM) handal. Hal ini diungkapkan Muastakim, Penjabat Kepala Desa Sukamaju, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, saat bincang santai dengan media ini beberapa waktu lalu.

Dikatakan saat ini Sukamaju merupakan salah satu desa mandiri dalam artian merupakan desa maju yang memiliki kemampuan melaksanakan pembangunan desa untuk meningkatkan kulitas hidup dan kehidupan serta kesejahteraan masyarakat desa dengan ketahanan sosial, ketahanan ekonomi, dan ketahanan ekologi secara berkelanjutan.

Baca Juga:  Mandasini Eksis Pimpin SD Negeri 166 Taruncue

“Sebagai desa mandiri semua potensi yang dimiliki harus dikembangkan demi kesejahteraaan masyarakat. SDM terus kita genjot sebagai bentuk langkah nyata dalam mengantar masyarakat lebih sejahtra” Ungkap Mustakim.

Secara gamblang pihaknya membeberkan terkait potensi alam di Sukamaju dengan lahan pertanian yang subur. Budidaya buah naga memanfaatkan pekarangan warga dan lahan-lahan kosong merupakan salah satu keunggulan tersendiri desa ini. Jelas menambah pundi-pundi penghasilan bagi masyarakat disana.

Baca Juga:  Memukau Gebrakan Lurah Mananti Sinjai

Lanjut dikatakan, sebagai Penjabat Kepala Desa Sukamaju, pihaknya terus melakukan yang terbaik buat masyarakat. Pelayanan prima senantiasa hadir manyapa sebagai bentuk pemaknaan jabataban sebagai amanah.

“Kita melayani masayarakat dengan tulus. karena jabatan adalah tanggung jawab moral” Tuturnya.

Diketahui Pilkades Sukamaju yang digelar Bulan April lalu berjalan dengan lancar, aman dan damai tanpa “riak”. Ini merupakan salah satu bentuk kedewsaaan masyarakat dalam memaknai Pilkades.

Baca Juga:  Jempol Perwajahan SD Negeri 53 Kalamesu

“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Sukamaju sudah sama-sama mensukseskan Pilkades. Beda pilihan namun silaturahim antar warga tetap terjaga” Sebutnya.

Menelisik lebih jauh, pelaksanaan anggaran desa melibatkan masyarakat mulai dari tahap pengusulan sampai pada tahap pelaksanaan. Hanya saja lanjutnya sebagian besar anggaran desa masih fokus ke pemulihan ekonomi masyarakat melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT).

“Intinya transparansi dalam pengelolaan anggaran” Kuncinya. (Syam)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *