Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Istri Kades Laikang Calon Penghuni Surga

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Ungkapan klasik “banyak anak banyak rejeki” tidak lekang dimakan waktu. Masih terus terngiang dikalangan masyarakat “Bugis”. Lain halnya dengan Nursalim Kades Laikang, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sulaweai Selatan, kini pantas menyandang slogan “Banyak Istri Pelayanan Masyarakat Kian Cemerlang”.

Terbantahkan tudingan dialamatkan kepadanya menghamili perempuan di luar nikah. Justru sifat malaikat istri pertamanya jadi saksi sang suami menunaikan hal-hal yang tidak bertentangan Syariat Islam adalah menikah secara resmi atas persetujuan istri pertamanya. Jelas ada aroma surga di balik peristiwa tersebut. Istri pertamanya adalah memiliki hati mulia calon penghuni surga.

Baca Juga:  Kampung Atlet Turut Ramaikan Porprov Sulsel

“Istri Pak Kades Laikang calon penghuni surga. Susah ditemukan sosok seoeang istri merelakan suaminya menikah lagi” Sebut Rasyid Lee, aktifis kelahiran Takalar terkagum-kagum, 6 September 2022.

Terpisah, Nursalim Kades Laikang, kepada wartawan membenarkan informasi dari Rasyid Lee, menurutnya, dirinya menikah atas ijin istri pertama setelah membantah tudingan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Baca Juga:  Tekan Inflasi, Pemkab Sinjai Gelar Pasar Tani Berkah

“Saya dituding menghamili perempuan di luar nikah itu sama sekali tidak benar bahkan kami siap membuktikan dengan hasil dokter ahli kandungan” Tegasnya.

Secara gamblang, pihaknya menjelaskan pernikahannya bersama istri keduanya tidak mengganggu tugasnya melayani masyarakat. Justru ada motivasi tersendiri menjalankan tugas dengan baik demi memajukan desanya. Jabatannya sebagai kades diakuinya sebagai tanggung jawab moral kepada warga, bangsa dan negara.

Baca Juga:  Pipa Induk Bocor, Direktur Perumda AMTSB Turun Ke Lokasi

“Pelayanan di kantor Desa Laikang sama sekali tidak ada gangguan terkait masalah saya beristri dua bahkan tetap kita tingkatkan pelayanan masyarakat dan tidak ada satupun warga kami keberatan.
Terkait pernikahan saya dengan istri ke dua kami saya lakukan sesuai syariat Islam dan tetap mengedepankan adat istiadat di Desa Laikang” Pungkasnya. (Rs/Ys)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *