Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Menilik Seriusnya Polri Mereformasi Diri

  • Bagikan

Bagian : 1 (Satu)

Penulis : Jacob Ereste

Patut diakui dan mendapat apresiasi yang bagus berkat peran aktif media sosial “Drama Dari Duren Tiga” bisa semakin terang terungkap. Peran media sosial ini tentunya bukan semata dilakukan jurnalis saja, tapi juga sumbangan pemikiran dan pendapat yang bagus dari warga masyarakat, tidak hanya dari mereka yang terbilang pengamat atau Pemerhati khusus masalah kriminal maupun sosial kemasyarakatan. Sebab peran banyak pihak meski yang cuma mempertanyakan saja masalah kasus per kasus tersebut atau dari episode-episode tertentu dalam rangkaian kejadian yang saling terkait antara yang satu dengan bagian lainnya, cukup penting dan besar pula peranannya.

Baca Juga:  Pola Gerakan Aktivis Bagaikan Lomba Balap Karung

Begitulah kontrol sosial dari warga masyarakat yang mendambakan tegaknya kebenaran demi keadilan. Setidaknya, bagi keluarga korban, bisalah sedikit terhibur dari kesedihan seperti yang dirasakan juga oleh banyak orang.

Karena itu perlu juga diapresiasi tekad Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo yang serius melakukan bersih-bersih ditubuh Polri, hingga geliatnya tampak dan terasa di berbagai tingkatan dan daerah didalam struktur Polri dengan beragam aktivitas dan kegiatan yang semakin nyata diwujudkan dalam tugas pokoknya memelihara keamanan, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman serta pelayanan bagi masyarakat.

Baca Juga:  Birahi Politik Rusak Eksistensi Pemilu

Di Jawa Timur misalnya ada Kapolres yang langsung siap dan bersiaga untuk mengamankan gejolak dari rencana kenaikan harga BBM. Di Tangerang, Banten pun ada dari jajaran Kapolres yang menunaikan tugasnya melintas batas hingga ke Aceh untuk ikut memudahkan ladang ganja yang dianggap bagian dari obat terlarang. Bahkan, Kapolres Bandara Soekarno Hatta sudah ditindak dengan sanksi PTDH (Pemberhentian Tugas Dengan Tidak Hormat) (Motivindonews, 2022/08/31).

Baca Juga:  Alokasi DIF Untuk Stunting Perlu Pengawalan APH

Hasil penelisikan Atlantika Institut Nusantara selama ini, meyakinkan sejak sebulan lalu — selama Agustus 2022 — tiada hari tanpa berita dari Kepolisian. Karena itu Atlantika Institut Nusantara memilih satu hari yaitu tanggal 2 September 2022 untuk “menilik” pemberitaan Kepolisian yang tidak terkait langsung dengan kasus “Drama Dari Duren Tiga”, untuk melihat seriusnya Pihak Kepolisian berharap untuk melakukan pembenahan besar atau reformasi ditubuh Polri.

 

Banten, 2 September 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *