Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Carut Marut Data Penerima BLT BBM, Kadinsos Sinjai Lakukan Evaluasi

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Menjadi persoalan klasik data penerima Bantuan Sosial (Bansos) nyaris terjadi di semua kabupaten/kota ada “riak” terkesan “carut marut”. Terindikasi pemutakhiran data tidak terlaksana dengan baik. Hal ini juga disinyalir terjadi di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Bahkan “notabene” persoalan tidak validnya data tersebut pernah diadukan oleh salah seorang Kades ke Kementerian Sosial (Kemensos) RI.

“Soal data penerima Bansos memang perlu ada pemutakhiran setiap saat, agar bantuan tepat sasaran. Dan sudah jadi persoalan klasik setiap tahunnya data masih terkesan carut marut, itu nyaris terjadi disemua Kabupaten/Kota. Bahkan saya dengar-dengar ada kepala desa di Kabupaten Sinjai, menyurat ke Kemensos meminta data penerima Bansos di ferivikasi ulang karena banyak tidak tepat sasaran” Ungkap Sumber, media ini, (15/09/2022) sembari meminta tidak dimediakan jati dirinya.

Baca Juga:  Kemilau Forum PATBM Koltim

Hal senada diungkapkan sejumlah perangkat desa, menyebutkan masih adanya data penerima Bansos ditengarai sudah basi. Malahan ada yang sudah Almarhum masih tercatat namanya sebagai penerima BLT BBM dan BPS.

“Perlu pemutakhiran data. Ini masih data lama, buktinya ada masyarakat sudah meninggal dunia masih tercatat sebagai penerima BLT BBM dan BPS. Manami yang dobel bantuannya (Menerima dua bantuan red)” Ujar salah seorang perangkat desa kepada media ini disela penyaluran BLT, enggang ditulis jati dirinya.

Baca Juga:  Aksi Unjuk Rasa Siswa UPT SMA Negeri 5 Sinjai Sisahkan Teka Teki

Secara terpisah, Andi Idnan, Kadis Sosial (Kadinsos) Kabupaten Sinjai yang dikonfirmasi seputar persoalan tersebut tidak membantah masih adanya warga sudah wafat masih tercatat sebagai penerima bantuan BLT BBM dan BPS.

“Dari hasil penyaluran memang masih didapatkan ada yang sudah meninggal tetapi untuk yang ada ahli waris dalam satu kartu keluarga itu tetap diberikan berdasarkan regulasi. Dan yang KK (Kartu Keluarga) tunggal tidak dapat dibayarkan dan dilaporkan ke Kementerian untuk dikeluarkan dari penerima” Tutur Andi Adnan.

Lebih lanjut dikatakan, pemutakhiran data dilakukan setiap saat. Dimana perubahan data yang dilakukan tergantung dari desa yang melaksanakan musyawarah desa atau kelurahan dan dapat dilakukan setiap bulan.

Baca Juga:  Jempol Kades Alenangka Sinjai

“Jadi semua permasalahan yang ada dalam penyaluran akan kami lakukan evaluasi dan laporkan ke Kemensos” Tegasnya.

Untuk penerima bantuan dobel (Mendapat dua bantuan red) diakuinya, kalau berdasarkan regulasi untuk penerima PKH (Program Keluarga Harapan) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bisa menerima lebih dari satu jenis Bansos.

“Jadi memang yang dianggap rentang diberikan perlakuan khusus” Sebutnya., sambil ditambahkan penerima BLT BBM di Kabupaten Sinjai sekitar 20.369 KK, sudah terealisasi sekitar 69,70 persen/ tanggal 15 September 2022 (Hari ke Tiga penyaluran red). (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *