Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Selamatkan Aset Miliyaran Pemkab Sinjai

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Seruan menyelamatkan aset Miliyaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, Sulsel, adalah hotel milik Pemda (Pemerintah Daerah), kian membahana. Menyita perhatian banyak kalangan berharap ada solusi kedepannya agar aset tersebut dapat dimanfaatkan (tidak dibiarkan terlantar red).

“Ini (Wisma Pemda red) sangat cocok dijadikan pesantren, sangat relevan dengan gelar Sinjai sebagai BUMI PANRITA KITTA. Asas manfaatnya juga cukup besar bagi masyarakat. Dan sejalan dengan Visi Misi Bupati Sinjai Andi Seto Gadhista Asapa di bidang keagamaan” Ungkap Iwan Salah seorang warga.

Sementara salah seorang aktifis LSM, diminta komentarnya soal Hotel Sinjai yang disayangkan tidak dikelola dengan baik agar menjadi sumber PAD, Ketua Umum LSM “Bersatu” Kabupaten Sinjai, Nurzaman Razaq melalui via WhatsApp pribadinya, Sabtu (17/09/2022) angkat bicara.

Baca Juga:  Polair Polres Sinjai Ajak Warga Utamakan Keselamatan

Menurutnya, memang patut disayangkan karena hotel ini sebelumnya ada kerja sama dengan manajemen Sahid Tahun 2011, tidak dikelola dengan baik yang kini terkesan “disia-siakan”.

Secara gamblang dikatakan, Hotel Sinjai yang diresmikan bertepatan dengan HUT Sinjai 27-Februari 2011 oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo kala itu, menjadi ikon kebanggaan daerah yang diharapkan mampu meraih pundi-pundi PAD atas transitnya para wisatawan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah ini yang eksotis.

Namun ikon dan harapan itu,lanjut Nurzaman Razaq tak mampu diraih pasca lepas kerjasama dengan manajemen Sahid dan kembali harus dikelola sendiri oleh Pemkab Sinjai, itupun tak meraih keuntungan dan akhirnya ditutup, dan selanjutnya dialihkan sebagai rumah singgah bagi masyarakat yang terdampak covid-19.

Baca Juga:  Program Pengkaderan Ulama Di Bumi Panrita Kitta Bakal Libatkan Ustadz Adi Hidayat

“Sangat disayangkan, Hotel Sinjai dengan anggaran APBD Sinjai itu tidak difungsikan, terlebih jelang pelaksanaan Porrpov. Sulsel XVII sebagai pesta olahraga multi event empat tahunan skala lokal antar kabupaten/kota di Sulawesi Selatan,” ungkap Nurzaman Razaq menambahkan.

Sebagai gambaran, lanjutnya, di Sinjai masalah hotel sangat terbatas dibanding ikon destinasi wisatanya yang semakin berkembang. Di Sinjai hanya ada tiga hotel yang terbilang memadai seperti, Hotel Srikandi Syariah di jalan Lompo Batang, Balangnipa, Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai. Hotel Grand Rofina Sinjai di jalan Jendral Sudirman No.51, Kelurahan Biringere. Dan Penginapan Putri Kembar di Jalan Persatuan Raya, Desa Alenangka, Sinjai Selatan.

Baca Juga:  Progres Pembangunan Pasar Udo Sinjai Dijempol Warga

“Meski begitu, kita berharap agar Pemkab Sinjai kedepannya memprioritaskan pengelolaannya, dan tentunya pak Yuhadi Samad telah punya konsep inovasinya seiring upayanya memajukan dan mengembangkan destinasi wisata Sinjai yang kini semakin dikenal,” harap Nurzaman Razaq.

Sementara, Yuhadi Samad yang dikonfirmasi seputar Hotel Sinjai no coment. Pesan WahtsApp meski terdeteksi beberapa kali ol tetapi tidak digubsir sampai berita ini tayang. Benarkah Yuhadi sosok Kadis “alergi” menerima konfirmasi ? (Yusuf Buraerah).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *