Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

One Book One Student UPT SMA Negeri 8 Sinjai

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Menjadi yang terbaik merupakan impian semua orang. Begitu juga dengan satuan pendidikan selalu melakukan terobosan demi mengantar generasi muda menggapai masa depan cerah. Semua peluang, potensi dan sarana prasaran pendukung peningkatan mutu pendidikan dioptimalkan. Seperti halnya UPT SMA Negeri 8 Sinjai, Kecamatan Sinjai Borong, Kabupaten Sinjai, Sulsel. Terapkan One Book One Student (Satu buku satu siswa).

Resepnya mengoptimalkan fungsi perpustakaan sekolah melalui manajemen mapan. Menjadi daya pikat tersendiri bagi siswa dalam “menggelorakan” rasa cinta terhadap buku. Turut menjadi bagian penting mensukseskan program merdeka belajar yang mana salah satu pendukungnya adalah One Book One Student.

“Untuk kurikulum merdeka belajar satu buku satu siswa” Sebut, Asfiani Halim, A. Ma, Pust, Unit Pelayanan Teknis, perpustakaan SMA Negeri 8 Sinjai.

Disebutkan jangka waktu pinjam buku siswa khusus kurikulum merdeka belajar selama 1 tahun baru dikembalikan. Meski demikian pihaknya tetap ada kontrol demi mengantisipasi hal tidak diingankan seperti kerusakan atau hilang.

Baca Juga:  UPT SMA Negeri 1 Sinjai Dinobatkan Sebagai Sekolah Sehat

“Saat ini perpustakaan kami sudah berada di angka 5000 daftar buku tersedia” Jelas Asfiani.

Suasana perpustakaan SMA Negeri 8 Sinjai

Ditambahkan sistem pelayanan terhadap siswa masih manual. Dimana masing-masing siswa dilengkapi kartu perpustakaan.

Sementara, Tamir, S. Pd, M.M, kepala perpustakaan SMA Negeri 8 Sinjai, mengatakan, penataan perpustakaan selama ini dimaksudkan demi menarik minat siswa. Gelora gemar membaca senantiasa digaungkan melalui penyediaan buku perpustakaan setiap tahunnya lewat dana BOS.

“Kalau mau berhasil harus banyak belajar. Perbanyak referensi pengetahuan lewat membaca” Harapnya kepada siswa.

Menelisik lebih jauh, UPT SMA Negeri 8 Sinjai kini memiliki perubahan signifikan. Perwajahan sekolah tertata rapi lewat kerja tim. Korelasinya semuanya menjalankan tugas sesuai tupoksinya masing-masing.

“Selama Pak Yubob menjabat banyak perubahan. Utamanya perwajahan sekolah ter benahi, ini berkat kerja tim” Sebut sejumlah guru kepada media ini.

Halaman SMA Negeri 8 Sinjai

Ada “sinyal” pendidikan berkarakter terlaksana dengan baik di UPT SMA Negeri 8 Sinjai. Cerminannya terlihat jelas dari tenaga pengajar di sana ramah-ramah. Dirasakan saat media ini berada di lokasi sekolah. Dimana pendidikan karakter “rohnya” adalah keteladanan dimulai dari Kasek tertular kepada rekan tenaga pengajar dan siswa.

Baca Juga:  Hari Guru Nasional Siswa SDN 42 Bikeru Antusias Gunakan Kostum PGRI

Pada kesempatan tersebut, media ini sempat memantau program Smart School Pemerintah Provinsi (Pemrov Sulsel) Sulawesi Selatan. Pembelajaran online lewat media TV disambut antusias menjadi motivasi tersendiri bagi siswa.

“Ada 3 TV Smart, semuanya sudah difungsikan. Pembelajaran ini direspon dengan baik oleh siswa” Jelas salah seorang tenaga pengajar.

Ruangan Smart TV SMA Negeri 8 Sinjai

Sebelumnya, Dr. Setiawan Aswad, M.Dev, Plg, Kadisdik Sulsel, diminta tanggapannya seputar smart school secara gamblang menjelaskan, tujuan utama dari smart school adalah meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan kualitas serta pemerataan hasil pembelajaran di Sulsel. Melalui penyediaan standar input dan proses pendidikan yang relatif sama antar satuan pendidikan.

Baca Juga:  Geliat SD Negeri 107 Kaloling Cerdaskan Siswa

“Dengan smart school maka para siswa akan bisa juga menikmati layanan proses pembelajaran dari studio dari guru yang sama metode pembelajaran yang sama, dengan kurikulum yang sama, modul yang sama, bahan tayang yang sama, video pembelajaran yang sama, bank soal yang sama, serta cara menyelesaikan soal mapel jitu seperti yang diajarkan di bimbel selama ini. Dengan cara ini, maka peluang peserta didik untuk bisa terserap ke Perguruan Tinggi yang berkualitas akan lebih besar” Papar Kadisdik.

Sekedar diketahui, saat media ini berkunjung ke sana, Plt. Kepala UPT SMA Negeri 8 Sinjai, Yubob Salim, sementara mengikuti kegiatan pelatihan Keagamaan (tidak di sekolah red). Dimana beliau adalah selain menjabat sebagai plt. Kepala Sekolah juga merupakan salah satu tokoh Agama. Ketua Panitia pembangunan salah satu tempat ibadah (Masjid) di desanya. Dan ketua panitia masjid di lingkungan tempat tinggalnya. (Ilham Fajar/Yus)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *