Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Wabup Sinjai Penawar Galau Petani

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Ada “galau” petani atas rusaknya saluran irigasi Bendungan Kalamesu diperkirakan berdampak gagal tanam puluhan hektar persawahan di Kecamatan Sinjai Tengah dan Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Bulan Desember mendatang. Mendapat respon cepat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai dalam hal ini Andi Kartini Ottong Wakil Bupati Sinjai menjadi “penawar galau” petani. Sigap menanggapi kecemasan ratusan warga, menyampaikan problema tersebut ke pihak Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Selasa 11 Oktober 2022.

Sejumlah sumber menyebutkan, Orang Nomor Dua di Kabupaten Sinjai tersebut (Andi Kartini Ottong red) berhasil ketemu dengan Pihak Pemprov Sulsel, dalam hal ini dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulawesi Selatan.

Baca Juga:  Ada Senergitas Kodim 1424 Bersama Pemkab Sinjai Sukseskan Program Bedah Rumah

Dua srikandi Sulawesi Selatan adalah Andi Kartini Ottong Wakil Bupati Sinjai dan Ir. Hj. Astina Abbas, ST, Kadis PUTR Sulsel terlibat diskusi membahas keluhan ratusan petani Sinjai. Atas rusaknya saluran irigasi Kalamesu akibat jebolnya tanggul sungai kecil dari gunung Calocalo hingga terjadi endapan lumpur di bendungan berdampak pada aliran air irigasi Kalamesu.

Berdasarkan informasi yang berhasil disadap media ini, dalam diskusi tersebut pihak PUTR Sulsel memberi respon positif dan akan mengirimkan tim ke lokasi kerusakan, Rabu 12 Oktober 2022 (Besok red). Untuk melakukan tinjauan lapangan demi penanganan kedepannya.

“Pihak PUTR Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) akan menurunkan tim ke lokasi kerusakan. Melakukan peninjauan apakah bisa diperbaiki menggunakan anggaran pemeliharaan atau harus diusulkan pada APBD pokok. Ini tergantung tingkat kerusakan” Ungkap Andi Kartini Ottong membeberkan hasil diskusi dengan pihak PUTR Provinsi Sulsel.

Baca Juga:  Polres Tetapkan 2 Tersangka Perkelahian Di Sinjai Selatan
Saluran Irigasi Kalamesu Rusak Parah

Bahkan ia (Kartini Ottong red) optimis keluhan warga tersebut secepatnya teratasi. Agar masyarakat dapat menikmati kembali air irigasi sebelum musim tanam mendatang. Dimana sekitar 2000 Ha persawahan terancam gagal tanam.

Kabar diskusi Wakil Bupati Sinjai Andi Kartini Ottong dengan pihak Pemprov Sulsel juga sempat menjadi perbincangan disalah satu grup WhatsApp. Intinya memuji kegesitan Pemkab Sinjai merespon keluhan warga.

“Darimi Wakil bupati menghadap sama Pak Gubernur” Sebut Andi Toto, saat salah satu peserta grup melempar link berita seputar kerusakan saluran bendungan Kalamesu.

Baca Juga:  Korem 143 Hadirkan Ade Rai Di Kendari

Seirama pernyataan A. Toto, salah seorang anggota grup WhatsApp adalah Aky mengaku salut atas respon Andi Kartini Ottong Wakil Bupati Sinjai. Bahkan pihaknya mengusulkan desain kegiatan “Tudang Sipulung” petani pemakai air irigasi tersebut yang tersebar di 5 desa. Mengundang pihak PUTR Provinsi Sulsel, Anggota DPRD Sulsel dapil V (Lima) serta pihak PUPR Kabupaten Sinjai untuk menuntaskan persoalan ini secepatnya.

“Ini saran yang kami dapatkan dari petani karena mereka sekarang resah akan musim tanam berikutnya yang bisa gagal” Saran Aky.

(Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *