Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Talle Sandang Gelar Desa Mandiri

  • Bagikan

SINJAI, Nuansainfonews.com – Menakar pembangunan menjadikan desa yang dipimpinnya menyandang gelar sebagai salah satu Desa Mandiri di Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Kiblat perjuangan Abdul Rajab sejak mendapat amanah menahkodai Desa Talle Kecamatan Sinjai Selatan, hingga kembali melanjutkan periode keduanya setelah mengungguli rivalnya pada perhelatan Pilkades serentak Bulan Maret lalu.

Dengan terpilihnya kembali memimpin Desa Talle, seabrek program pembangunan disiapkan untuk mengisi “episode” perjalanan periode keduanya. Membawa Talle semakin maju lewat pengembangan Sumber Daya Alam (SDA) ditopang dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mapan, hingga keberadaan gelar sebagai desa mandiri tidak “hambar”.

Baca Juga:  Pelayanan Tulus Desa Bonto Sinala Sinjai

“Sudah dua tahun menyandang gelar sebagai desa mandiri. Ini karena terpenuhinya beberapa kriteria persyaratan diantaranya mampu mengantisipasi berbagai keadaan dan utamanya keamanan tetap terjaga” Ungkap Ir. Abdul Rajab, Rabu 12 Oktober 2022.

Dijelaskan, dengan adanya prestasi sebagai desa mandiri diberikan perhatian khusus oleh pihak Kementerian Desa (Kemendes). Salah satunya pencairan anggaran desa dua tahap saja dalam satu tahun.

Baca Juga:  Sinergitas Camat Sinjai Selatan Gelar Jum'at Bersih

“Untuk desa yang belum masuk kategori mandiri itu pencairannya tiga tahap. Kita ada perlakuan khusus dua tahap pencairan” Tuturnya.

Secara statistik ada penurunan angka kemiskinan di Desa Talle, dari 11 persen lebih menjadi 0,39 persen. Ini juga merupakan salah satu tolak ukur adanya peningkatan ekonomi masyarakat.

Lebih jauh disebutkan, pihaknya akan melakukan berbagai upaya kedepannya menjadikan desa yang dipimpinnya memiliki “aura” tersendiri lewat gebrakan infrastruktur dan pengembangan potensi desa.

Baca Juga:  Bonto Sinala Godok Pembangunan Sarana Umum

Hanya saja, lanjutnya untuk infrastruktur jalan Kabupaten masih perlu sentuhan kedepannya seperti poros  Dada РMatamatae kondisinya masih memprihatinkan. Perlu perhatian dari Pemkab dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sinjai.

“Untuk poros Dada – Matamatae perlu perbaikan. Kondisinya sudah rusak parah” Harapnya, sambil ditambahkan Desa Talle dihuni hampir 6000 (Enam Ribu) jiwa penduduk yang tersebar di 8 dusun.(Ilham Fajar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *