Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Agency Theory In Explaining Islamic Financial Contracts

  • Bagikan

By.Muhammad Rifai.

The student of Doctoral Program Islamic Economic of State Islamic Universiti of Alauddin Makassar.

From the very beginning Islam stresses on the importance of relationship.It is mentioned In the Quran averse in Al-Imran:173. This verse provides an understanding that any given relationship in this world. Especially for moeslim people should begin with relationship with Allah. Relying on faith through building a concrete relationship with Allah Would also determine a good relationship with other humans and other living things in this world.

Baca Juga:  Kapolres Sinjai: Para Penanggung Jawab Fungsi Berikan Arahan Khusus Anggotanya

Verse in Al-Imran:112 is one of the many verses in the Holybook that place such an emphasis on the relationship with Allah and also on the relationship among human beings. As in the islamic economic field, the relationship with others may and enterpreneur (mudarib) among capital provider (rabbul mal) and enterpreneur (mudarib) among capital providers or partners,buyer and seller.

Baca Juga:  Awasi Pemilu 2024 "Money Politik Merupakan Pelanggaran Hukum Dan Hak Asasi Manusia"

 

Terjemahan:

Teori Agensi Kontrak Keuangan Islam.

Oleh Muhammad Rifai

Mahasiswa Program Doktor Ekonomi Islam Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Sejak awal Islam menekankan pentingnya hubungan. Hal ini disebutkan dalam quran surah Al-Imran: 173. Ayat ini memberikan pemahaman bahwa setiap hubungan yang diberikan di dunia ini. Terutama bagi orang-orang muslim.Harus dimulai dengan hubungan dengan Allah.Mengandalkan iman melalui membangun hubungan yang konkrit dengan Allah. Akan juga menentukan hubungan yang baik dengan manusia lain dan makhluk hidup lainnya di dunia ini.

Baca Juga:  Pesan Tertulis Di Dinding Kusam Ruang Kerjaku

Ayat dalam Al-Imran:112 adalah salah satu dari sekian banyak ayat dalam Kitab Suci yang menekankan hubungan dengan Allah dan juga tentang hubungan antar manusia. Sebagaimana dalam bidang ekonomi islam, hubungan dengan sesama dapat dilakukan dan pengusaha (mudarib) antara pemberi modal (rabbul mal) dan pengusaha (mudarib) antara penyedia modal atau mitra, pembeli dan penjual.

Sinjai 15 Oktober 2022

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *