Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Proyek Jembatan Balampangi Dipertanyakan

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Amblasnya jembatan Balampangi di ruas Kajang – Sinjai, disikapi sigap pihak Pemprov Sulawesi Selatan. Hal ini ditandai dengan digelontorkannya anggaran Tahun lalu (2022) sekitar Rp 2, 3 Miliyar bersumber dari APBD Provinsi.

Namun demikian proyek pembangunan jembatan tersebut dipertanyakan sejumlah pihak, kenapa ? Kerena pembangunan terkesan mangkrak (Belum rampung red). Bahkan berdasarkan pantauan media ini di lokasi, Jum’at, 3 Maret 2023 nampak kondisinya masih jauh dari kata rampung.

Baca Juga:  Buntut Berita Asuransi Ternak,Ketua Kelompok Tandatangani Kartu Asuransi

“Tidak ada aktifitas pembangunan” ungkap salah seorang sumber kepada media ini mengaku sering lewat di tempat tersebut.

Lanjut dikatakan, dengan belum selesainya pembamgunan jembatan tersebut, warga saat ini masih melewati jembatan darurat. Padahal menurutnya jembatan tersebut sudah menelan anggaran diatas 2 Miliar rupiah.

“Apa ini kelalaian kontraktor sampai-sampai belum rampung atau ada hal lain. Yang jelas sebagai warga sangat berharap dapat selesi secepatnya apalagi ini merupakan jalan penghubung Kabupaten Sinjai dan Bulukumba (Kajang)” Jelasnya.

Baca Juga:  Mantan Pemain Persin Nahkodai Kelurahan Samaenre

Sementara berdasarkan papan proyek jembatan tersebut dikerjakan oleh CV. Lajae Putra dengan konsultan PT. Indo Pratama Sari dengan total angaran sekitar Rp 2.319.963.099,- dengan waktu pelaksanaan 150 Hari kalender terhitung mulai 19 Juli 2022.

Terkait pembangunan jembatan tersebut pihak PUTR Provinsi Sulawesi Selatan serta kontraktor pelaksana sementara masih berusaha dikonfirmasi. (Ilham Fajar)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *