Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Isi Kantong Kresek Hitam Sempat Jadi Pembahasan Di Kejari Sinjai

  • Bagikan

SINJAI. nuansainfonews.com – Ada sinergitas bersama semua pihak sejak DPC AMJI RI terbentuk di “Bumi Panrita Kitta” sebutan lainnya Kabupaten Sinjai Provinsi Sulawesi Selatan.Setelah menggelar silaturahim dengan Polres Sinjai, Kodim Sinjai dan sejumlah institusi lainnya kini kembali melakukan silaturahim dengan Kajari Sinjai, Senin 8 Mei 2023 bertempat di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai.

Pada kegiatan ini rombongan AMJI RI dibawa nahkoda Elang Suganda diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan (Kajari) Sinjai, Zulkarnaen, SH MH. Nampak terpancar dari rona muka sang Kajari keramahan jadi sinyal tersendiri adanya ketulusan mengembang amanah sebagai orang nomor satu di Kejaksaan Sinjai.

Baca Juga:  Pengesahan APBD Sinjai Menyisahkan Isu Kurang Sedap, Benarkah Ada Faktor "X" ?

Komunikasi sambung rasa kedua bela pihak membahas “segunduk” fenomena konteksnya dengan penegakan hukum di “Bumi Panrita Kitta”.

“Ada upaya preventatif kita lakukan dalam pencegahan terjadinya pelanggaran hukum. Melalui MoU dengan instansi dan ini ada payung hukumnya adalah merupakan amanah UU No 11 Tahun 2001” Ungkapnya.

Secara gamblang Zulkarnain menjelaskan terkait MoU tersebut sebagai pintu kordinasi bagi penyelenggara pemerintahan kepada pihak Kejari, bentuk langkah nyata meminimalisir terjadinya pelanggaran/penyimpangan dalam penyelenggaraan pengelolaan anggaran negara.

Baca Juga:  Ada Apa Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai ?

“Ada pendampingan sebagai langkah preventatif terselenggaranya pengelolaan anggaran. Dan jika terjadi tindak pelanggaran kita tetap akan menindak lanjuti. MoU ini bukan tameng melainkan hanya pintu kordinasi” Tegasnya.

Runtut dari MoU antaraa pemerintah desa dengan pihak Kejari Sinjai tersedia Pos kordinasi/pengaduan disemua kecamatan. Memudahkan masyarakat melakukan kordinasi dan pengaduan kepada pihak Kejari Sinjai.

Baca Juga:  Sinergitas Kemensos Bersama Pemkab Sinjai Bakal Gelar Operasi Katarak

“Semuanya kuta libatkan termasuk masyarakat” Singkatnya.

Hampir dua jam acara ini berlangsung mulai pukul 13.00 wita sampai pukul pukul 15.00 Wita. Kantong kresek hitam berisi bongkahan Hotmix sempat menjadi bahan perbincangan hangat. Ditengarai adanya material pekerjaan infrastruktur anggaran tahun 2022 lalu kurang berkualitas perlu diusut. (AMJI RI/Ys)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *