Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Iuran Pembangunan Gedung PGRI Sinjai Dimana Rimbanya?

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Ditengarai sudah mencapai ratusan juta rupiah iuran sumbangan pembangunan gedung PGRI Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan. Jelas menunggu realisasi agar dana tersebut memiliki asas manfaat dan tidak mengendap di rekening pengurus. Bahkan acap kali banyak pihak mempertanyakan keberadaan dana tersebut, dimana rimbanya ?

Sejumlah sumber yang berhasil disadap media ini menyebutkan, pembangunan gedung PGRI Sinjai seharusnya sudah direalisasikan. Agar bisa dinikmati dan dimanfaatkan.

Baca Juga:  Isi Kantong Kresek Hitam Sempat Jadi Pembahasan Di Kejari Sinjai

“Sumbangan iuran PGRI sudah lama berjalan bahkan sudah beberapa kali pergantian pengurus PGRI dana iuran pembangunan gedung itu belum direalisasikan. Seharusnya sudah ada tahapan pembangunan sebagai bentuk tanggung jawab moral dari komitmen awal penarikan iuran pembangunan. Kasihan para penyumbang sudah banyak yang pensiun gedungnya belum terbangun sampai saat ini” Ungkap salah seorang sumber terenyuh sembari meminta dirahasiakan jati dirinya, Rabu 11 Mei 2023.

Lanjut dikatakan, belum terealisasinya pembangunan gedung PGRI pernah menuai protes keras. Berdampak pada penghentian penarikan iuran sumbangan.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Satu Kian Berkibar

“Karena tidak ada realisasi setelah penarikan iuran beberapa tahun lamanya. Teman-teman saat itu banyak keberatan makanya dihentikan. Bahkan saya ini sudah pensiun belum ada gedung PGRI terbangun, ini dananya kalau tidak dimanfaatkan seharusnya kembalikan saja ke para penyumbang dari pada mengendap tanpa ada tanda-tanda mau direalisasikan” Bebernya.

Menelisik lebih jauh, sumbangan iuran pembangunan gedung PGRI Sinjai dihentikan sebelum A. Jefriyanto Asapa, menjabat sebagai ketua PGRI Sinjai.

Baca Juga:  Kontribusi Nyata Golkar Dukung Porprov Sulsel

“Iuran pembangunan gedung PGRI sudah dihentikan” Ungkap Andi Jefriyanto disalah satu kesempatan saat bincang-bincang dengan media ini saat dia masih menjabat sebagai Kadis Pendidikan Kabupaten Sinjai ( Sebelum diangkat jadi Sekda Sinjai red).

Namun demikian pihaknya membenarkan adanya kas iuran tersebut di rekening PGRI lebih Rp 300 juta. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *