Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Hj. St. Najemia Pimpin SMP Negeri 2 Sinjai Kian Berkualitas

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Gebrakannya kian nyata, menebas segala penghambat laju peningkatan mutu pendidikan. Memunculkan “seabrek” trobosan sejak menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) hingga kini defenitif menjadi Kepala SMP Negeri 2 Sinjai (Eks. SMP Negeri 1 Sinjai Selatan) Kelurahan Sangiasere, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Sulsel. Adalah Dra. St. Nejemia, MM, sosok srikandi tangguh “Bumi Panrita Kitta”.

Banyak menyebut, ia (Dra. St. Najemia, MM) memiliki kemampuan memenej sekolah yang dipimpinnya, hingga memiliki “aura” tersendiri dimata masyarakat luas. Belum cukup satu tahun sejak menjabat sebagai Plt. kemudian didefenitifkan dua Bulan lalu mempu memberi warna baru. Sudut baca dengan. selogan “Budaya Literasi Diera Melenial” terbangun disejumlah titik. Menyapa siswa – siswi kian berprestasi kedepannya.

Baca Juga:  SMA Negeri 9 Sinjai Butuh Gedung Laboratorium

Mampu melihat pendidikan dari berbagai sudut pandang lalu bangkit bersama segunduk trobosan menjawab tantangan pendidikan diera digitalisasi dengan sudut baca yang dihadirkan menjadikan siswa lebih gemar membaca.

“Baru beberapa bulan memimpin SMP Negeri 2 Sinjai, sudah ada perubahan. Sudut baca dan bak sampah adalah kerja nyata beliau patut kita apresiasi bersama” Ungkap sejumlah sumber dari kalangan orang tua siswa, Jumat 17 November 2023.

Baca Juga:  Gebrakan Kades Songing Sinjai
Sudut Baca “Budaya Literasi”

Runtut dari perjuangan St. Najemia, membawa SMP Negeri 2 Sinjai, berkat kekompakan yang dijalin bersama para tenaga pengajar. Pola pendekatan diterapkan menjadi “pil” tersendiri terwujudnya kedisiplinan bagi semua warga sekolah. Korelasinya, semuanya melaksanakan tugas secara maksimal bermuara pada terciptanya prestasi gemilang kedepannya.

“Kedisiplinan dalam menjalankan tugas itu sangat penting. Melalui pola pendekatan semuanya dapat kita wujudkan” Ungkap Najemia kepada Media ini. Sambil ditambahkan, SMP Negeri 2 Sinjai memiliki 400 siswa lebih dibina oleh para tenaga pengajar potensial.

Baca Juga:  Puluhan Siswa Di Bumi Panrita Kitta Ikuti Lomba Sains

Menghalau kegelisahan atas fenomena tindak kekerasan anak, bullying, dan hal lainnya. Dimana berdasarkan data yang berhasil disadap media ini angka kekerasan terhadap anak sangat fantastis. Mencapai 2.133 kasus (Seksual, Fisik, Psikis, dan Ciber) sebagaimana dilansir dari Komisi Perlindungan Anak evaluasi tahun 2022-2023 pihaknya membentuk Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagai amanat dari Permendikbud nomor 46 Tahun 2023. Berlaku sejak Selasa 8 Agustus 2023.

“Kita sudah membentuk TPPK yang terdiri dari guru dan orang tua siswa” Kuncinya. (Uc)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *