Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Potret Buram Kiprah PUPR Sinjai, Ungkap Biangnya?

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Menjadi buah bibir, Dinas PUPR Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, menyajikan infrastruktur kurang berkualitas. Menjadi “potret buram” merengguk eksistensi geliat pembangunan di “Bumi Panrita Kitta” ditengarai biangnya adalah PT. Catur Jaya Prima Sejahtera. Hal ini kembali diperbincangkan sejumlah kalangan pemerhati pembangunan Kabupaten Sinjai disalah satu warkop, sempat disadap media ini, Minggu 19 November 2023.

Suasana adu gagasan nampak berjalan “alot” ada menyalahkan kontraktor pelaksana (PT. Catur Jaya Prima Sejahtera) dan sebagian lagi menyebut Dinas PUPR kurang dalam pengawasan pelaksanaan pembangunan. Hingga menyebabkan “bobroknya” pembangunan jalan hotmix. Salah satunya adalah poros Serre – Caboro, Desa Palae, Kecamatan Sinjai Selatan, anggaran Tahun 2023.

“Pengawasan PUPR yang kurang” Tegas salah satu sumber media ini.

Hal ini mendapat bantahan sumber lainnya justru menyebut pihak kontraktorlah yang “nakal” dalam hal ini PT. Catur Jaya Prima Sejahtera. Alasannya, tidak bekerja maksimal hingga pengaspalan di poros Serre – Caboro terhambur. Sempat mendapat teguran keras pihak DPRD Sinjai untuk membongkar dan memperbaiki sekitar 200 Meter.

Baca Juga:  Ungkap Biang Lambatnya Realisasi Pembangunan Puskesmas Pulau Sembilan

“Ini kelalaian kontraktor terkesan nakal” Sebutnya singkat.

Hal senada diungkapkan oleh Andi Jusman, ST, Anggota DPRD Kabupaten Sinjai membenarkan ulah PT. Catur Jaya Prima Sejahtera kerja “sembrono”. Usai berkunjung di ruas Serre – Caboro ditemukan pekerjaan hotmix terhambur di sejumlah titik.

“Ini pekerjaan jalan dikerjakan asal-asalan” Ungkap Andi Jusman Anggota DPRD Kabupaten Sinjai saat mengunjungi pekerjaan pembangunan hotmix poros Serre – Caboro.

Pihaknya menilai pekerjaan tersebut jauh dari kualitas disinyalir memakai hotmix hangus. Sekitar 200 meter diakuinya disuruh bongkar dan dikerja ulang

“Saya suruh bongkar dan kerja kembali. Belum dilewati kendaraan sudah hancur” Tegas Andi Jusman.

Andi Jusman Anggota DPRD Sinjai Saat Berkunjung di poros Serre-Caboro

Sumber lainnya menyebutkan, PT. Catur Jaya Prima Sejahtra, doyang melakukan aspal malam, hingga proses penghamparan aspal luput dari pengawasan publik. Kuat dugaan karena terdesak waktu pelaksanaan semakin mepet harus rampung akhir tahun ini.

“Poros Gareccing – Dada sudah proses pengaspalan, dikerja malam-malam” Ungkap Sumber lainnya.

Terpantau, PT. Catur Jaya Prima Sejahtera tahun ini (2023) menangani anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) sekitar Rp 25.338.198.534,- (Dua Puluh Lima MiliyarTiga Ratus Tiga Puluh Delapan Juta Seratus Sembilan Pulu Delapan Ribu Limaratus Tiga Puluh Empat Rupiah) meliputi : Ruas Jalan Bonto – Lappadata, Ruas Jalan Gareccing – Dada, Ruas Jalan Lingkar Banoa, Ruas Jalan Serre – Caboro, dan Ruas Jalan Topangka – Ammessing.

Baca Juga:  DIF menyapa Rakyat Bumi Panrita Kitta

Menarik ulur, proyek jalan yang ditangani tahun lalu (2022) juga sarat masalah. Utamanya poros Joalampe – Litalitae (Sekitar pasar lama Bikeru red). Bahkan sejumlah sumber yang berhasil disadap media ini memyebut pekrjaan tersebut sarat temuan yang notabene sempat bergulir di Tipikor Polda Sulsel.

“Saya dengar ada temuan pada pekerjaan tahun lalu (2022) dan sempat diperiksa pihak Tipikor Polda. Herannya tahun ini kembali mendapat proyek Miliyaran” Sebut sumber dengan nada bertanya.

Sebelumnya, Pihak PT. Catur Jaya Prima Sejahtera Ansar, yang disebut-sebut sebagai pelaksana ketika mau dikonfirmasi seputar persoalan ini menyarankan media ini ketemu pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam hal ini Badri, ST, Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Sinjai.

Baca Juga:  Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Balai Prasarana Permukiman Wilayah Satu Kian Berkibar

“Saya sudah koordinasi sama PPK, kita temui saja PPKnya pak” Sebutnya lewat pesan WhatsApp.

Demikian halnya dengan Andre, juga disebut-sebut sebagai orang penting dalam proyek tersebut (Pelaksana PT. Catur Jaya Prima Sejahtera red) dihubungi dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp no respon.

Pada kesempatan lainnya, Badri, ST, PPK dan Kabid Bina Marga PUPR Kabupaten Sinjai yang dikonfirmasi lewat pesan WhatsApp seputar kejadian ini memilih diam.

Sementara, H. Haris Achmad, Kadis PUPR Kabupaten Sinjai, berkali-kali mau dikonfirmasi seputar kejadian ini belum bisa ditemui. Dengan berbagai alasan berdasarkan keterangan Satpol PP yang piket di depan ruangannya terkesan Kadis PUPR sengaja menghindar dikonfirmasi.

Pekerjaan ditengarai “bobrok” poros Serre-Caboro, juga menyita perhatian pigak Aparat Penegak Hukum (APH) dalam hal ini Tipikor Polres Sinjai bergerak ke lokasi. Dan sudah melakukan pemanggilan terhadap rekanan kontraktor.

“Kita sudah ke lokasi dan menyuruh pihak kontraktor memperbaiki (Aspal ulang)” Ujar IPDA Herman Sudi, SH, Kanit Tipikor Polres Sinjai. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *