Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Penunjukan Camat TellulimpoE Sebagai Plh Kades Pattongko Ditengarai Keliru

  • Bagikan

Nurzaman Rasaq Ketua Umum LSM “Bersatu” Sinjai

 

Sinjai, nuansainfonews.com – Peristiwa dugaan perselingkuhan dengan perbuatan asusila Kepala Desa Pattongko, yang kini berujung pengusulan pemberhentian dari jabatannya oleh BPD Pattongko berdasarkan suratnya bernomor; 04/BPD/PA/2023 tanggal 15 November 2023 melalui Camat Tellulimpoe dan dilanjutkan ke Pj Bupati Sinjai, hingga kini belum berujung apa hasilnya.

Terkait persoalan Kepala Desa Pattongko itu, Penjabat Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah, mengeluarkan surat tugas bernomor : 800/01.01.2372/SET, tertanggal 16 November 2023. Surat tugas ini memerintahkan Camat Tellulimpoe, Alghazali Farti, menjadi Pelaksana Harian (plh) Kepala Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe. Dengan alasan, penunjukan Plh ini dilakukan agar penyelenggaraan pemerintahan di Desa Pattongko tetap berjalan, pascapemeriksaan yang dilakukan Inspektorat Sinjai terhadap Kades Pattongko Ahmad Rusdi.

Baca Juga:  APKASI Audiens Dengan KEDUBES RI Bahas Komoditas Unggulan

Surat tugas tersebut dikeluarkan, sebagai tindaklanjut dari surat Camat Tellulimpoe Nomor 004/39.121/TL Tanggal 16 November 2023 Perihal hasil musyawarah Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pattongko, Kecamatan Tellulimpoe.

Terkait penunjukan Plh Kepala Desa Pattongko, disikapi Nurzaman Razaq, Ketua Umum Lsm “Bersatu” Sinjai.

Menurut Nurzaman Razaq, Senin (20/11/2023), pada situasi seperti itu, Pj Bupati Sinjai dinilai keliru dalam mengeluarkan surat tugas Plh kepada Camat Tellulimpoe.

Baca Juga:  Usut Tuntas Proyek Miliyaran Rupiah Kementerian PUPR Di Sinjai

Dalam hal Plh Kepala Desa Pattongko, lanjutnya, seharusnya ditunjuk Sekertaris Desa Pattongko sebagai pengendali pemerintahan desa sementara.

“Justru bukan kepada Camat Tellulimpoe, Camat yang mengusulkan ke Pj Bupati Sinjai tentang Plh Kepala Desa Pattongko,” tandas Nurzaman Razaq.

Dia menambahkan, pada hakekatnya, dalam Undang-Undang Desa, pada bagian ketiga tentang pengisian kekosongan jabatan Kepala Desa selama pemrosesan pemberhentian, Pada Pasal 108 ayat (1) disebutkan, dalam hal pemberhentian kepala desa yang disebabkan karena meninggal dunia, mengundurkan diri atau karena sebab lain yang menyebabkan kepala kepaladesa yang bersangkutan tidak bisa melaksanakan tugasnya dengan optimal, maka dalam hal proses pemberhentian kepala desa, Camat mengusulkan Sekertaris Desa sebagai Plh Kepala Desa dengan Keputusan Bupati.

Baca Juga:  MTQ Tingkat Kecamatan Sinjai Selatan Resmi Dibuka

“Kemungkinannya , ditunjuknya Camat Tellulimpoe selaku Plh Kepala Desa Pattongko, ada pertimbangan lainnya dari Pj Bupati Sinjai. Meski begitu pertimbangan Pj Bupati Sinjai pun perlu ada dasar regulasinya,” tandas Nurzaman Razaq.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *