Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Usai Terlantar, MPP Hadir Menyapa Rakyat Sinjai

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Pernah menjadi aset Pemerintah Kabupaten (Pemkab) “terlantar” kini disulap menjadi Mal Pelayanan Publik (MPP), dulunya adalah Hotel Sinjai dibangun pada era pemerintahan Andi Rudiyanto Asapa SH, (Almarhum Bupati Sinjai Dua Periode).

Saat ini jelas ada dampak positif setelah dialihfungsikannya menjadi MPP. Dimana pemerintah Kabupaten Sinjai kian memaksimalkan pelayanan dengan hadirnya di sana (MPP red).

Menelisik lebih jauh, demi maksimalnya pelayanan maka Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mengikuti pertemuan terkait Mall Pelayanan Publik (MPP) secara elektronik yang di fasilitas oleh Kementrian Dalam Negeri, Senin (20/11/023) di Command Center.

Pertemuan tersebut dibuka secara resmi oleh Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, TR Fahsul Falah melalui Via Zoom.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Sinjai mengatakan melalui pertemuan ini, MPP secara elektronik di Kabupaten Sinjai dapat berjalan dengan baik.

Tentunya Ia berharap bahwa melalui MPP secara elektronik ini masyarakat nantinya dengan mudah mendapatkan pelayanan.

Baca Juga:  Dikabarkan Potensi Mankrak, Dinkes Sinjai Optimis Pembangunan Puskesmas Pulau Sembilan Rampung

“Jadi tujuan kita adalah bagaimana MPP ini dapat dilakukan secara elektronik”Jelasnya.

Dalam pertemuan ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi dan penjelasan secara teknis terkait dengan penggunaan Mall Pelayanan Publik (MPP) secara elektronik.

Turut hadir dalam acara tersebut sekretaris daerah, para kepala bagian, para kepala perangkat OPD, dan beberapa staf yang berkaitan dengan Mall Pelayanan Publik (MPP).

Hotel Sahid Pemkab Sinjai Sebelum Alih Fungsi Jadi MPP

Menoleh kebelakang, sebelumnya diberitakan media ini dalam postingan/terbitan 16 September 2022 dengan judul ” Aset Miliyaran Pemkab Sinjai Terlantar”.

Dimana secara gamblang dipaparkan adanya aset (Hotel Sinjai). Patut mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan adalah Hotel tidak terurus, dinilai berbagai kalangan “terlantar”. Padahal jika dikelola dengan baik bisa menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kalau dikelola dengan baik itu bisa menjadi penyumbang PAD. Kasihan uang negara sudah digelontorkan Miliyaran untuk membangun Hotel Pemda tapi dibiarkan tidak terurus. Di sana itu sepi tidak ada lagi aktifitas” Beber sejumlah sumber media ini saat bincang santai disalah satu warkop di ibukota “Bumi Panrita Kitta” sebutan lainnya Kabupaten Sinjai, Jum’at 16 September 2022.

Baca Juga:  DBH Pemprov Sulsel Dimana Rimbahnya?

Disebutkan, Hotel Pemda Sinjai tempatnya sangat strategis berada di Jalan persatuan Raya Sinjai. Dibangun pada era pemerintahan Almarhum Andi Rudiyanto Asapa. SH, (Bupati Sinjai dua periode) juga merupakan ayahanda Andi Seto Gadhista Asapa (Bupati Sinjai saat ini).

“Itu dibangun pada masa pemerintahan Almarhum Andi Rudi (Sapaan akrab Andi Rudiyanto Asapa red). Menghabiskan anggaran Miliyaran rupiah, kasihan kalau terlantar begitu” Sebut sumber media ini prihatin sambil meminta tidak dimediakan jati dirinya.

Lanjut dikatakan, Hotel Pemkab Sinjai pernah dikelola oleh investor (Pengusaha dari Makassar red) hanya saja kerja sama tersebut diakuinya tidak lanjut (Kontrak putus red). Dan sejak putusnya kontrak dengan pihak investor Hotel Sinjai sudah tidak terurus.

Baca Juga:  Pj. Bupati Sinjai Optimis Polemik Pencairan Anggaran Berakhir

“Pernah ada kucuran dana perbaikan saat lepas kontrak dengan investor. Sebelum dijadikan tempat isolasi pasien covid-19” Bebernya.

Sumber lainnya menyebutkan, Hotel Sinjai bakal dijadikan sebagai sentra pelayanan masyarakat. Hanya saja menurutnya itu baru sebatas wacana.

“Di sana nanti akan dijadikan sebagai pusat pelayanan masyarakat” Sebutnya.
Sementara Yuhadi Samad, Kadis Pariwisata Kabupaten Sinjai yang disebut-sebut sebagai leading sektor Hotel Sinjai, ketika dikonfirmasi seputar persoalan tersebut , lewat WhatsApp belum memberikan jawaban sampai berita ini tayang.

Tidak bermaksud mengorek kisah “terlantarnya” aset Pemkab (Hotel Pemda red), namun demikian sebagai apresiasi kejelian Pemkab Sinjai dalam memanfaatkan fasilitas dan aset untuk masyarakat luas.
(Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *