Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Jeritan Pilu Dibalik Dana Kapitasi, Kadinkes Sinjai Memilih Diam

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Tanpa kabar dana Kapitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, hingga sayup-sayup mulai terdengar “jeritan pilu” dikalangan warga puskesmas. Sudah masuk 6 bulan insentif para dokter, bidan dan perawat tidak kunjung cair, ada apa ? Benarkah dana kapitasi tersebut tersenggol devisit ?

Beragam asumsi mulai muncul dari akibat tidak transparansinya anggaran tersebut. Sampai banyak pihak meminta APH bertindak secepatnya agar dana ini diketahu dimana “rimbahnya”.

“Kalau memang dana Kapitasi (insentif) itu dihapus, para tenaga kesehatan yang bertugas di seluruh puskesmas di Sinjai mohon diberitahu oleh Kadis. Dan apa alasannya dihapus jangan diam seribu bahasa” Ungkap Sumber dari kalangan tenaga kesehatan dengan nada sedih sembari meminta dirahasiakan jati dirinya, Sabtu 25 November 2023.

Baca Juga:  Cakades Pattongko Sinjai Paparkan Visi Misi

Lanjut dikatakan, persoalan belum cairnya dana Kapitasi Dinkes Sinjai pihaknya mendapat bocoran persoalan ini sudah diketahui oleh A. Jefriyanto Asapa Sekda Sinjai. Hanya saja menurutnya setali tiga uang, dana ini belum kunjung cair sampai hari ini.

“Kami dapat info bahwa mengenai hal ini pak Sekda sudah mengetahuinya” Sebutnya.

Dikatakan anggaran Kapitasi Dinkes Sinjai lumayan besar mencapai Miliyaran rupiah. Hanya saja pihaknya tidak membeberkan secara detail jumlah anggaran tersebut.

Baca Juga:  Ketua AMJI RI Sinjai Narsum Di Polres

“Dana Kapitasi untuk seluruh ASN kesehatan yang ada diseluruh Puskesmas dan rumah Sakit itu jumlahnya sangat besar. Dokter umum, dokter spesialis, perawat, bidan, apoteker, dan lainnya semuanya dapat tunjangan. Sayang dana ini sudah 6 bulan tidak ada khabarnya” Tuturnya.

Sementara PJ Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah yang dikonfirmasi seputar dana Kapitasi tersesbut berjanji akan menindak lanjuti informasiinformasi tersebut.

Baca Juga:  Sinjai Genjot Pembangunan Irigasi

“Insya Allah sampai Sinjai akan pulbaket dulu adinda ya” Singkatnya.

Sementara dr. Emmi, Kadis Kesehatan Sinjai dikonfirmasi lewat panggilan WhatsApp tidak diangkat. Demikian pula dengan chat media ini meski ceklis dua tidak dibalas. Ia memilih diam, padahal informasinya sangat dinantikan publik. (Uc)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *