Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Lolosnya Caleg Tersandung Narkoba, Benarkah Bukan Rana KPU

  • Bagikan

Fto : Ilustrasi

SINJAI, nuansainfonews.com -Menggelikan telinga atas lolosnya Calon Legislatif (Caleg) disinyalir tersandung narkoba pada pemilu 2024 mendatang ditengarai ada oknum penyelenggara pemilu “masuk anging”. Mendapat tanggapan serius dari pihak KPU Sinjai.

Benarkah bukan rana KPU terkait lolosnya Caleg tersebut ? Lalu itu rana siapa ? Akankah persoalan ini menjadi “bias” buat selamanya.

Ketua KPU Kabupaten Sinjai A. Muhammad Rusmin dikonfirmasi seputar lolosnya dua Caleg pernah Operasi Tangkap Tangan (OTT) narkoba pada Pemilu mendatang menyarankan media ini untuk konfirmasi kepada ketua Devisi teknis penyelenggaraan adalah Awal.

“Konfirmasi ke Pak Awal maki” Sebut A. Muhammad Rusmi lewat pesan WhatsApp, Senin 27 November 2023.

Baca Juga:  Baleho GubernurKu Bertebaran Di Bumi Panrita Kitta

Sementara Awal, anggota KPU Sinjai Ketua Devisi Teknis penyelenggara tidak membantah atas lolosnya Caleg disinyalir tersandung narkoba di “Bumi Panrita Kitta” sebutan lainnya Kabupaten Sinjai. Hanya saja menurutnya cuma satu orang karena yang satunya lagi mendaftar sebagai Caleg Provinsi.

“Satuji kayaknya Pak, karena satunya mendaftar Caleg provinsi” Sebutnya.

Lanjut dikatakan, prosedur pendaftran Caleg adalah kewenangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) partai. KPU hanya bertanggung jawab pada kelengkapan dokumen/berkas.

“Prosedur pendaftaran caleg itu dilakukan oleh DPP partai dan Caleg tersebut secara dokumen persyaratan memenuhi syarat, KPU kabupaten itu hanya bertanggung jawab untuk memastikan semua dokumen yang diupload/didaftarkan oleh DPP sudah sesuai/sudah benar” Bebernya.

Baca Juga:  Tindak Oknum ASN Buta Aturan

Menarik ulur, sebelumnya sumber yang berhasil disadap media ini menyebut dengan lolosnya dua caleg tersebut ditengarai ada oknum penyelenggara pemilu “masuk anging”. Perlu ditelusuri dan diungkap tuntas.

“Nda perlu panwascam ini saja loloskan caleg tersandung kasus Narkoba” Ungkap Syamsu diketahui sebagai simpatisan Partau Amanat Nasional (PAN) disalah satu grup WhatsApp gerah atas berbagai bentuk fenomena saat saat ini.

Menurut Syamsu, diloloskannya Caleg ditengarai tersandung narkoba, melabrak aturan tentang pencalonan dan penetapan Caleg. Ada apa dengan KPU dan Panwaslu Sinjai ?

“Syarat yang mengatur terdapat Pasal 240 huruf h UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu calon anggota DPR, DPRD, serta DPD harus memiliki sehat jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika. Cacat tubuh tidak termasuk kategori gangguan kesehatan,” jelasnya

Baca Juga:  Ungkap Oknum Caleg Diduga Jadikan PIP Mendulang Dukungan

Satu nafas dengan pernyataan di atas, sumber lainnya menyebutkan, dugaan adanya oknum “masuk anging” dengan lolosnya dua Calon Legislatif (Caleg) tersandung narkoba sempat membuat “riuh” seantero. Disambut pengunduran diri sejumlah Caleg lainnya sebagai bentuk protes atas kinerja KPU Sinjai.

“Sempat heboh, dengan diloloskannya oknum caleg yang pernah tersandung narkoba. Ini memperpanjang catatan sejarah ketidakpiawaian penyelenggara pemilu. Konsekuensinya jelas hilangnya kepercayaan masyarakat kepada pihak penyelenggara” Ujar sumber. Dirahasialan identitasnya. (UC /Nuansainfo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *