Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Ada Apa Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai ?

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Rumah jabatan (Rujab) Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, dikabarkan tidak dimanfaatkan (ditempati), ada apa ? Benarkah tidak layak huni atau ada penyebab lain membuat , A. Sabir (Wakil Ketua 1) dan Mappahakkang (Wakil Ketua II) enggang menempatinya.

“Rumah jabatan wakil ketua DPRD Sinjai tidak ditempati, apakah fasilitasnya yang kurang memadai. Padahal ada anggaran rumah tangganya sekitar Rp 36 juta/bulan. Patut ini dipertanyakan dan ditelusuri” Ucap Sumber media ini, tidak ditulis jati dirinya.

Lanjut sumber menyebutkan, dengan tidak dimanfaatkannya Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai, sangat disayangkan karena baru-baru menelan anggaran rehab tahun 2022 lalu.

Baca Juga:  Lawyer Ibukota RI Asal Bumi Panrita Kitta Bakal Ramaikan Pemilu 2024

“Ini sudah direhab, sayang sekali kalau tidak dimanfaatkan (ditinggali red)” Jelas sumber terenyuh.

Terpantau Minggu 26 November 2023, halaman Rujab Wakil Ketua DPRD kelihatan kurang terawat dan nampak sepi. Hanya beberapa mobil parkir disisi bagian samping bangunan.

“Iye ditempatiji pak cuma tidak bermalam. Kadang kalau ada kegiatan semuanya kumpul semuaji disini baru ke tempat kegiatan. Kalau P. Mapahakkang setiap hariji datang disini kecuali ada acara diluar. Kalau Ta Sabir biasaji datang untuk istirahat” Ungkap Satpol PP yang lagi piket di pos Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai.

A. Sabir wakil ketua I DPRD Kabupaten Sinjai dikonfirmasi terkait pemanfaatan Rumah Jabatan tersebut, mengakui dimanfaatkan (ditempati red), hanya saja tahun lalu tidak tinggal di Rujab karena kena anggaran rehab (perbaikan).

Baca Juga:  APH Bidik Dana Kapitasi Kabupaten Sinjai

“Memang akhir-akhir ini karena kita banyak-banyak keluar sosialisasi ke Masyarakat jadi biasa tidak ada di rujab. Tapi kita tempati cuma pasca rehab banyak catnya belepotan jadi kita suruh bersihkan. Kita tinggali” Jelasnya.

Satu nafas dengan pernyataan A. Sabir, Wakil ketua II, Mappahakkang, mengatakan kalau rumah jabatan ditinggali dan hanya saat ada acara diluar baru rujabnya sepi (tidak di sana red).

“Maaf pak saya tinggal di Rujab, siang dan malam saya di Rujab pak, kecuali kalau ada kegiatan di kantor atau ada temu konstituen saya ” Tuturnya.

Baca Juga:  Gebrakan Memukau Hadirkan Lego Lego Lancibung

Sementara Lukman Fattah dikonfirmasi terkait pemanfaatan rumah jabatan dan anggaran keperluan rumah tangga Wakil DPRD mengatakan kalau rumah jabatan tetap dimanfaatkan. Dan untuk anggaran keperluan rumah tangga jumlahnya bukan Rp 36 juta/bulan. Melainkan sekitar Rp 70 juta dibagi tiga.

“Penyediaan kebutuhan rumah tangga DPRD untuk ketua Rp 25 juta untuk wakil ketua I  Rp 22,5 juta, wakil ketua II Rp 22,5 juta. Memang agak kecil anggarannya” Sebutnya (Uc/Nuansainfonews.com)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *