Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Dihujani Sorotan, Poros Gareccing-Dada Mulus

  • Bagikan

Kondisi Terkini Poros Gareccing-Dada

SINJAI, nuansainfonews.cim – Jelas disoroti habis-habisan pelaksanaan proyek pengaspalan poros Garecciing-Dada, Desa Talle, Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, demi memperoleh kualitas terbaik. Berbuntut pada perbaikan (pembongkaran) sekitar 100 Meter disekitar persawahan Tingkasae, kini sudah mulus. Hal ini berdasarkan pantauan media ini di lokasi, Selasa 5 Desember 2023.

Masih seputar pantauan di lokasi, Pihak PT. Catur Jaya Prima Sejahtera yang dinahkodai oleh Erwin, sudah melakukan perbaikan pembongkaran dan pengaspalan ulang dibeberapa titik yang dulunya dikeluhkan warga, di sekitar persawahan tepatnya di Tingkasae. Nampak dengan jelan di bahu jalan ada tumpukan material aspal hasil pembongkaran dan badan jalan sudah mulus kembali (sudah diaspal ulang red).

Hasil Perbaikan Sekitar 100 Meter di TingkasaE

Sekitar 2 jam media ini menjelajah di lokasi, terlihat tumpukan meterial sirtu dibeberapa titik persiapan pelaksanaan pengecoran bahu jalan. Hal tersebut diperkuat oleh sejumlah sumber, menyebutkan pekerjaan bahu jalan akan dimulai dua tiga hari ke depan melibatkan warga setempat.

Baca Juga:  Ratapan Warga Direspon Pemkab

“Sudah selesai pengaspalannya dan sekarang persiapan pengerjaan bahu jalan. Rata-rata masyarakat disini nanti yang dilibatkan” Sebut salah seorang Warga, saat berpapasan media ini di lokasi (poros Gareccing-Dada) sambil berlalu menuju kebunnya.

Sebelumnya, Ir. ABD Rajab menyebutkan pihaknya bersama warga turut melakukan pengawasan atas proyek tersebut. Ia mengaku tidak segan-segan memberikan teguran kepada pihak pelaksana saat menemukan pekerjaan kurang baik.

“Saya awasi terus mulai dari pemadatannya demi kualitas dan pastinya kita ini penerima manfaat. Saya tegur dan suruh perbaiki kalau ada yang kurang bagus. Termasuk yang 100 meter yang sudah diperbaiki kebetulan saat itu saya di Makassar dan sekarang sudah mulus” Ujarnya.

Baca Juga:  Bupati Sinjai Terima Penghargaan Kementerian Agama RI

Sementara, H. Haris Ahcmad, Kadis PUPR tidak henti-hentinya mewanti-wanti kontraktor agar bekerja dengan baik. Bahkan pihaknya memberikan peringatan keras tidak akan membayar proyek yang dinilai bermasalah (kerja asal-asalan red).

“Proyek bermasalah kita tidak akan bayar” Tegasnya saat bincang-bincang dengan media ini pekan lalu.

Menarik ulur, poros Gareccing-Dada menyimpan seabrek cerita menjadi kenangan tersendiri warga di sana (Dusun Gareccing red). Poros tersebut untuk pertama kalinya diaspal sejak pasca banjir bandang melanda Kabupaten Sinjai sekitar tahun 2006/2007 periode pemerintahan Almarhum Andi Rudiyanto Asapa (Bupati Sinjai 2 Periode). Hanya saja waktu itu jenis pengaspalannya adalah burtu/aspal bajek sempat bertahan sekitar 5 s/d 7 tahun kembali hancur dibeberapa titik. Itupun hanya separuh (tidak tembus ke Batuleppa) yang tersentuh pengaspalan.

Menelisik lebih jauh, mulai tahun 2013 sudah mulai kembali terdengar “jeritan” warga seiring rusaknya jalan tersebut hingga berlumpur saat musim hujan, dengan harapan adanya perbaikan pengaspalan/hotmix. Bahkan sempat diwarnai aksi tanam pisang ditengah jalan sebagai bentuk protes warga kepada pemerintah karena usulannya tidak kunjung terealisasi.

Baca Juga:  Sinjai Bakal Bangun Dua LPM Tahun Ini
Kondisi poros Gareccing-Dada sebelum Mendapat Bantuan Pengaspalan

Bukannya terealisasi sebut seorang warga, justru rusak parahnya jalan di sana dimanfaatkan sebagian besar elit politik sebagai lahan empuk “merebut” suara rakyat pada perhelatan politik. Mereka datang bersama “segunduk” janji akan memperjuangkan jalan tersebut setelah duduk di kursi panasnya malah lupa (janji tidak urgen red).

“Dari dulu kita selalu dijanji oleh para politikus untuk memperjuangkan dan menyuarakan jalan kami kalau duduk tapi tidak terealisasi. Dan Alhamdulillah sekarang baru terealisasi diakhir periode Andi Seto-Andi Kartini” Sebut sejumlah sumber dari kalangan warga Gareccing. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *