Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Pj. Bupati Sinjai T.R Fahsul Falah Akankah Dielus Atau Dicibir Rakyat

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Episodenya kian “krusial” tinggal 20 hari lebih tahun 2023 tutup usia memasuki tahun 2024. Segunduk persoalan belum ada titik terang bakal terselesaikan. Akankah perjalanan pemerintahan Penjabat (Pj) Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah, dielus atau dicibir rakyat?

Masih seputar mandeknya pencairan anggaran berbalas janji, banyak berharap semuanya terealisasi diakhir tahun ini (2023), bukan sekedar “gula-gula penenang sementara”. Kalau tidak maka bisa berdampak tidak “sedap” secara luas.

“Kita semua berharap Pj. Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah, menunjukkan kepiawaiannya mengatasi berbagai persoalan akhir-akhir ini. Termasuk mandeknya pencairan anggaran beberapa kegiatan. Kita akan sangat kagum jika mampu membawa Sinjai keluar dari lingkaran keterpurukan pencairan anggaran. Jika tidak terealisasi tentunya 2023 akan meninggalkan kesan kurang baik, bisa-bisa menjadi cibiran” Ungkap Petta Tujuh Daeng Mattayang, nama sumber media ini disamarkan saat diskusi ringan bersama sejumlah pemerhati pembangunan Sinjai, disalah satu warkop, sempat disadap media ini, Selasa, 5 Desember 2023.

Dipaparkan, pencairan Alokasi Dana Desa (ADD) terkesan dicicil diakuinya menjadi “sinyal” tidak tuntas dan dikhawatirkan menyebrang ke tahun 2024. Demikian halnya dengan insentif tenaga kesehatan UPT Puskesmas (PKM) daerah terpencil dan dokter diseluruh puskesmas sudah mandek 6 bulan belum dibayar. Bukan hanya itu, notabene dana rekanan/kontraktor (proyek) turut mandek. Hingga memunculkan spekulasi ditengah masyarakat KAS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai kosong. Harus dijawab dengan realita oleh T.R Fahsul Falah.

Baca Juga:  Mencuat Inisial "R" Disebut-Sebut Provokasi Demo Di SMA Negeri 5 Sinjai

“Intinya Pak Pj, harus menjawab tantangan mandeknya pencairan dana sejumlah kegiatan dengan realita. Saya rasa ini bukan hal yang sulit untuk diselesaikan” Ujar Petta Tujuh Daeng Mattayang, disambut anggukan kepala teman-teman diskuainya.

Diskusi semakin seru, saat memasuki pembahasan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024, langsung saja konek dengan beredarnya kabar Pj. Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah, makan malam di daerah Sinjai bagian Timur bersama salah seorang calon legislatif DPRD Sulsel. Hanya saja, menurut Petta Tujuh kejadian ini harus ditanggapi secara dewasa bukan cuma melihat dari satu sisi saja karena bisa berdampak fitnah dikemudian hari.

Ditambahkan, justru pihaknya melihat kejadian ini dari sisi lainnya adalah siapa biang di balik beredarnya video makan malam Pj. Bupati tersebut. Ia (Petta Tujuh red) menduga adanya oknum mengekor setiap pergerakan T.R Fahsul Falah untuk menjatuhkan.

“Jangan-jangan ada singa berbulu domba mengekor pada T.R Fahsul Falah. Ini harus diungkap agar tidak menimbulkan riak ditengah Publik” Terangnya.

Baca Juga:  Kacabdis Wil. V Ditengarai Dibalik Demo Siswa SMAN 5 Sinjai

Masih di tempat yang sama, sumber lainnya menyebutkan, TR Fahsul Falah diyakininya mampu menunjukkan kinerja terbaiknya. Apalagi menurutnya Pj. Bupati punya segudang pengalaman dan pengetahuan Birokrasi.

“Saya yakin semua polemik utamanya mandeknya pencairan anggaran mampu diatasi Pak Pj. Bupati. Bagi kami, Ia itu adalah sosok heroik dalam pemerintahan dan mampu mengambil kebijakan dengan cepat dan tepat meredam riak ditengah mandeknya pencairan anggaran” Tuturnya.

Sementara T.R Fahsul Falah dikonfirmasi media ini seputar persoalan pencairan anggaran di “Bumi Panrita Kitta” sebutan lainnya Kabupaten Sinjai menunjukkan jiwa optimisnya semuanya akan selesai dengan baik.

“Insha Allah akan membaik, terpenting kolaborasi dalam membangun Sinjai kedepan yang lebih baik. Alhamdulillah berhasil tidak dipuji gagal dimarahi dunia ini milik orang pemberani Sinjai ehaoo” Imbuh T.R Fahsul Falah kepada media ini.

Menelisik lebih jauh, TR Fahsul Falah putra Aceh yang lahir pada 1 Januari 1974, mulai menjabat sebagai Pj. Bupati Sinjai sejak 26 September 2023.

Berlatar belakang pendidikan Ilmu Pemerintahan STPDN pada tahun 1995 kemudian melanjutkan S1 Manajemen Perencanaan Pembangunan Daerah di STIA-LAN RI tahun 1999 dan S2 Keuangan Daerah di MEP-UGM tahun 2001, TR Fashul Falah dapat dikatakan sebagai sosok yang telah kenyang dalam pengalaman di wilayah birokrat. Beliau mengawali kariernya sebagai Kasubbid Formasi pada BKD Aceh Selatan 2001-2003.

Baca Juga:  PENGDA PORDI Resmi Dilantik

Lalu menjabat Camat Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan pada 2003-2005. Setelah itu menjabat Kabid Informasi Data pada BKD Aceh Selatan pada 2005-2008, kemudian Kabid Evaluasi dan Litbang pada BAPPEDA Aceh Selatan 2008-2009. Selanjutnya, Kabag Pengolahan Data Elektronik pada SETDAKAB Aceh Selatan pada 2009-2010, Kepala Dinas Pengelolaan Pendapatan, Keuangan dan Kekayaan Daerah Aceh Selatan pada 2010-2012.

Pada 2012-2013, TR menjabat Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Aceh Selatan, tahun 2014 kemudian pindah ke Jakarta lalu jadi Widyaiswara pada 2015-2016. Pada 2016-2018 menjabat Kepala Bidang Diklat Teknis Fungsional. Selanjutnya menjabat Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Jabatan Fungsional, Pelaksana, Kepala Daerah, Wakil Kepala Daerah, DPRD dan Lurah Kemendagri pada 2018-2020.

Pada kurun waktu 2020-2022, Pak TR dipercaya sebagai Kepala PPSDM Kemendagri Regional Makassar. Selanjutnya ditunjuk sebagai Sekretaris BPSDM Kementerian Dalam Negeri pada 2022-2023. Terakhir sebagai Kepala Pusat Strategi Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri Kemendagri. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *