Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Disoroti Banyaknya Anak Putus Sekolah, Kadisdik Sinjai Siap Lakukan Pendataan

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Mendapat sorotan banyaknya anak putus sekolah utamanya di Kecamatan Pulau IX direspon positif oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai, dalam hal ini Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai, akan turun melakukan pendataan memberantas anak putus sekolah. Demikian disampaikan oleh Irwan Syuaib Kadisdik Sinjai, 6 Desember 2023.

Secara gamblang pihaknya (Irwan Syuaib) mengatakan, Pemkab Sinjai sudah menyiapkan strategi membebaskan “bumi panrita kitta” sebutan Kabupaten Sinjai dari anak putus sekolah. Bahkan “segunduk” upaya selama ini sudah dilakukan termasuk langkah-langkah mengurangi beban biaya sekolah ke masyarakat lewat program seragam gratis bagi siswa baru dimasa pemerintahan Andi Seto-Andi Kartini Ottong (Bupati dan Wakil Bupati defenitif yang digantikan T.R Fahsul Falah Pj. Bupati Sinjai).

Baca Juga:  Gebrakan Balai Permukiman Sulsel Disambut Gembira Di Sinjai

Gayung bersambut, visi misi bupati sebelumnya (Bupati Defenitif) juga menjadi bagian dari program kerja Pj. Bupati Sinjai, T.R Fahsul Falah komitmen agar Sinjai bebas Paket A. Strategi serta langkah-langkah mewujudkannya sudah tersusun secara “apik” diawali pendataan perdusun akan berlangsung pekan ini.

“Pj. Bupati Sinjai, T.R, Fahsul Falah, mempunyai program Sinjai bebas paket A sehingga semua masyarakat Sinjai ke depan akan memiliki ijazah, jadi bulan ini kami akan melakukan pendataan per dusun supaya lebih efektif nanti solusinya sesuai dengan permasalahan yang ada di lapangan” Ungkap Irwan Syuaib menanggapi seputar pemberitaan sebelumnya dengan judul “Menyoal Banyaknya Anak Putus Sekolah, Anca Mayor Soroti Dinas Pendidikan Sinjai”.

Baca Juga:  SDN 85 Labettang Terus Tingkatkan Mutu Sekolah

Pihaknya juga mengapresiasi pihak Polsek Pulau IX memberi kontribusi kepada Pemkab Sinjai memberantas anak putus sekolah. Hal ini diakuinya merupakan bentuk kolaborasi dan merupakan bukti kalau di Sinjai itu penanganan anak putus sekolah merupakan tanggung jawab moral bersama dalam artian semuanya merupakan bentuk pengabdian nyata ke masyarakat.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kapolsek pulau IX bersama jajaran dengan kolaborasi dengan teman-teman para kepala sekolah yang ada di pulau IX sehingga sudah ada beberapa anak yang putus sekolah sudah masuk kembali berkat edukasi yang dilakukan lintas sektor” Papar Irwan sapaan akrab Kadisdik Sinjai.

Baca Juga:  Buka Workshop Matematika Smart, Seperti Ini Harapan Bupati Sinjai

Merunut lebih jauh, beredarnya informasi adanya sumbangan sekitar Rp 20.000, dari kalangan tenaga pengajar (guru red) dalam rangka Hari Guru Nasional yang digelar baru-baru ini (25/11/2023). Tidak dibantah oleh Irwan Syuaib. Karena hal itu tidak mengikat dan bukan keharusan.

“Saya kira sumbangan Rp 20 ribu per ASN tidak masalah selama sifatnya tidak wajib dan tidak ada pemaksaan, apalagi sumbangan itu untuk teman-teman para guru juga” Tuturnya. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *