Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Ada Oknum Incar Lapak Alun-Alun Sinjai Bersatu

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Benar-benar “babak belur” dihajar habis-habisan leading sektor pembangunan Alun-Alun Sinjai Bersatu, dalam hal ini adalah dinas PUPR Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, terkait dokumen lingkungan ditengarai tidak ada sebelum dimulai pekerjaan pembangunan. Bahkan beberapa kali RDP (Rapat Dengar Pendapat) di kantor DPRD Sinjai, membahas kelengkapan dokumen tersebut.

Sementara salah seorang sumber layak dipercaya menyebutkan, sandungannya bukan hanya seputar dokumen lingkungan, justru ada hal “miris” atas adanya oknum mengincar lapak disana (alun-alun red). Perlu diungkap dan diusut tuntas agar tidak menjadi “benalu” dalam pemanfaatan lapak yang diprioritaskan untuk masyarakat/UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah).

“Jelas ini bentuk keserakahaan, karena lapak ini untuk masyarakat. Masa kita mau penuhi permintaanya 3 lapak. Mending kita kasi wartawan kalau ada sisahnya diripada kita kasi dia (oknum red). Mereka itu ekonomi mapan kenapa berambisi minta lapak/tenant (tempat jualan red)” bebernya terenyuh, saat bincang-bincang dengan media ini dikediamannya, tidak ditulis identitas aslinya.

Baca Juga:  Ditengarai Curang Proyek Miliyaran Balai Kementerian PUPR Di Kabupaten Sinjai

Lanjut dikatakan, pembangunan Alun-Alun Sinjai Bersatu sebagai ikon di Kabupaten Sinjai, diharapkan mendongkrak perekonomian masyarakat. Demikian juga kesembrautan parkiran kendaraan dijalan tondong kini teratasi dengan adanya tempat parkir disiapkan.

“Semoga ini oknum introspeksi dirilah. Karena kalau kita turuti ambisinya sangat merugikan masyraakat/UMKM” Harapnya.

Sementara info terbaru, sebagaimana dikutip dari website resmi Pemda Sinjai, bahwa Alun-Alun Sinjai Bersatu yang merupakan salah satu ikon baru di Kabupaten Sinjai ini bakal segera difungsikan dalam waktu dekat ini. Sebagaimana disampaikan oleh Penjabat Bupati Sinjai T.R Fahsul Falah saat melakukan pertemuan dengan puluhan pelaku UMKM yang nantinya akan menempati tenant (lapak) di alun-alun tersebut.

Baca Juga:  APH Diminta Usut Penggunaan Anggaran Pemda Sinjai

Pertemuan yang berlangsung santai ini dilaksanakan disalah satu Kafe di jalan Tondong Sinjai. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kadis Perindag dan ESDM Sinjai Muh. Saleh, Kadis PUPR H. Haris Achmad,  Kepala BKAD Hj. Ratnawati Arief dan Inspektur Inspektorat A. Adeha Syamsuri, Jumat (8/12/2023) sore.

Menurut Pj. Bupati Sinjai, dalam waktu dekat setelah dilakukan pembenahan, pihak kontraktor akan menyerahkan bangunan alun-alun Sinjai ini ke Dinas PUPR untuk selanjutnya diserahkan ke BKAD selaku pemilik aset, setelah itu diserahkan ke Disperindag selaku pengelola.

“Kami menginginkan agar bangunan ini  dimanfaatkan setelah melalui mekanisme dan aturan yang berlaku. Kita tidak ingin ada permasalahan dikemudian hari sehingga kami harap sabar menunggu penyerahan aset ke Pemkab Sinjai untuk selanjutnya segera dimanfaatkan,” jelasnya.

Baca Juga:  Ada Apa Rujab Wakil Ketua DPRD Sinjai ?

Lebih lanjut dikatakan, alun-alun Sinjai Bersatu ini nantinya akan menjadi pusat perekonomian di Kabupaten Sinjai sehingga diharapkan pelaku usaha dan masyarakat untuk bisa memanfaatkan sebaik-baiknya.

“Alun-alun ini tempat untuk saling bertukar informasi, tempat bersantai,  tempat bermain untuk anak-anak dan pusat perekonomian. Olehnya itu tolong jaga fasilitas yang ada, jaga kebersihan. Dengan begitu orang dari luar akan datang ke Sinjai,” katanya.

Terakhir Ia berharap, bahwa dengan kehadiran alun-alun ini, dapat bermanfaat bagi masyarakat. Menjadi ikon yang bagus dikunjungi.

Usai berdiskusi dengan pelaku usaha, Pj. Bupati Sinjai meninjau langsung proyek alun-alun Sinjai yang menelan anggaran sekitar Rp 7 milyar lebih. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *