Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

Proyek Pemprov Sulsel Macet Di Bumi Panrita Kitta

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Menambah sederet “bobrok” setelah pembangunan jembatan Balang Pangi, Poros Sinjai-Bulukumba (Kajang) mangkrak, menyeret berbagai pihak menjadi tersangka. Kini kembali Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) dalam hal ini dinas PUTR Sulsel, pertontongkan proyek tidak rampung kepada warga “Bumi Panrita Kitta” julukan Kabupaten Sinjai. Demikian disampaikan Ilamacapila sumber media ini disamarkan namanya, Senin 29 Januari 2024.

Baca Juga:  Buka Sosialisasi Perlindungan Jaminan Sosial Ketenaga Kerjaan, Ini Yang Disampaikan Sekda Sinjai

Dibeberkan, proyek tersebut adalah peningkatan infrastruktur (hotmix) poros Sinjai Borong – Sinjai Barat, tepatnya di desa Barambang dan desa Bonto Katute Sinjai Borong dengan anggarannya APBD sekitar Rp 16 Miliyaran. Tidak terealisasi seratus persen sudah dihentikan pengerjaannya (tidak ada lagi aktifitas disana).

“Tidak rampung dan sudah tidak ada aktifitas. Apa ini mangkrak atau bagaimana yang jelas sudah dihentikan” Sebut Ilamacapila terenyuh.

Baca Juga:  Gebrakan Memukau Hadirkan Lego Lego Lancibung

Lebih lanjut dikatakan, macetnya proyek tersebut sangat merugikan masyarakat seharusnya menikmati jalan mulus kini harus menunggu lagi dengan batas waktu tidak jelas kapan dilanjutkan lagi pembangunannya.

“Sekitar 700 Meter belum selesai diaspal dan sebagian masih aspal dasar”Jelasnya.

Sementara, Iwan penanggung jawab PT. Macoli Lolo, sebagai pelaksana kegiatan saat dikonfirmasi membenarkan proyek tersebut hanya terealiasi sekitar 80 persen kegiatan fisik karena dananya macet. Hanya sekitar 20 persen dari total anggaran cair.

Baca Juga:  Penyandang Disabilitas Di Balle Dapat Bantuan Kendaraan

“Dananya macet. Hanya uang muka yang cair sekitar 20 persen makanya kita tidak bisa berbuat apa-apa” Imbuhnya.

Sementara pihak dinas PUTR Provinsi Sulawesi Selatan, masih berusaha dikonfirmasi seputar proyek tersebut hingga berita ini tayang. (Yusuf Buraerah)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *