Menu
Akurat, Berani & Terpercaya

HJS Ke 460 Pemprov Sulsel Diminta Tuntaskan Proyek Mangkrak Di Sinjai

  • Bagikan

SINJAI, nuansainfonews.com – Segunduk apresiasi pembangunan menggema dihalaman Rumah Jabatan Bupati Sinjai, sebagai tempat pelaksanaan puncak Hari Jadi Sinjai (HJS) ke 460 tepatnya pada Hari Selasa 27 Februari 2024. Atas torehan gebrakan pembangunan selama ini di “Bumi Panrita Kitta” sebutan lainnya Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan.

Demikian pula seabrek “kado” dari Pemrov Sulsel untuk Sinjai termasuk salah satunya adalah bantuan di bidang perikanan dan kelautan lebih Rp 5 Miliyar. Juga terungkap Pemrov Sulsel programkan bantuan pinjaman bagi para petani/peternak dan UMKM sekitar Rp 30 Miliyar. Serta masih banyak lagi penghargaan serta apresiasi lainnya dari Pemrov Sulsel.

Dibalik seabrek “kado” HJS ada harapan masyarakat Kabupaten Sinjai kepada pihak Pemprov Sulsel agar ke depan bisa menuntaskan proyek mangkrak di Kabupaten Sinjai. Salah satunya adalah jembatan Balangpangi di Kecamatan TellulimpoE poros Sinjai-Bulukumba.

Baca Juga:  Harga BBM Meroket Disambut Ratapan Rakyat

“Kado yang paling diharapkan oleh masyarakat Sinjai tuntasnya proyek pembangunan jembatan Balangpangi secepatnya” Ungkap seseorang di acara HJS tersebut dengan ciri-ciri agak gemuk dan hitam manis menggunakan pakaian adat.

Sekedar diketahui, proyek jembatan Balangpangi dikerjakan oleh PUTR pemprov Sulsel tahun 2021/2022 namun tersandung masalah (mangkrak red). Hingga sampai saat ini belum dilanjutkan pembangunannya, justru yang terbangun di sana adalah jembatan darurat.

Selain jembatan Balangpangi tersandung masalah, kembali Pemrov Sulsel persembahkan pembangunan hotmix terbengkalai tahun lalu (2023) di Kabupaten Sinjai. Tepatnya di Desa Barambang dan Bontokatute Kecamatan Sinjai Borong. Poros Sinjai Borong-Sinjai Barat tersebut justru dikabarkan anggarannya macet mengakibatkan kontraktor pelaksana tertatih-tatih. Hanya 20 persen dari total anggaran kurang lebih Rp 16 Miliyar yang cair. Padahal kemajuan fisik sangat normal dan terpaksa pihak pelaksana menghentikan pekerjaan pada kemajuan fisik sekitar 80 persen.

Baca Juga:  Puncak Tahura Sinjai Bertabur Merah Putih Sambut HUT RI

“Kita hentikan pekerjaan karena anggarannya macet. Hanya 20 persen (uang muka) saja yang cair. Kita cuma bisa kerja sampai 80 persen fisiknya” Ungkap Iwan penanggung jawab CV Macoli Lolo pada kesempatan lainnya.

Tidak sampai disitu, ada “goresan” lainnya masih terngiang bagi warga Sinjai atas Dana Bagi Hasil Pemprov Sulsel tahun 2023 lalu untuk Kabupaten Sinjai hanya terealisasi sekitar Rp 2 Miliar dari total sekitar Rp 19 Miliyar. Harus menjadi perhatian khusus ke depan agar hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi.

Baca Juga:  Carut Marut Data Penerima BLT BBM, Kadinsos Sinjai Lakukan Evaluasi

“Bukan hanya proyek mangkrak, perlu juga jafi perhatian Pemrov Sulsel agar DBH kedepannya terealisasi dengan baik” Sebut sumber lainnya diselah hari jadi Sinjai tidak bersedia ditulis jati dirinya.

T.R. Fahsul Falah

Harapan rakyat Sinjai agar proyek terbengkalai tersebut juga menggelegar dalam sambutan T.R Fahsul Falah Penjabat Bupati Sinjai. Pihaknya berharap agar pekerjaan proyek tersebut dilanjutkan oleh pihak Pemprov Sulsel.

“Saya berharap proyek-proyek Pemrov yang tertunda secepatnya dilanjutkan pengerjaannya seperti proyek Jembatan Balangpangi dan Proyek jalan Hotmix poros Sinjai Borong-Sinjai Barat” Harap T.R Fahsul Falah.

Sekedar diketahui PJ Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin pada acara puncak HJS ke 460 diwakili oleh Asisten II Pemrov Sulsel, Dr. Muh. Ichsan Mustari. (Yusuf Buraerah

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *